SEPENGGAL MALAM SEJUTA MIMPI

Semakin malam udara terasa semakin dingin di Banjarbaru. Malam ini tidak hujan tapi udara terasa begitu pekat memenuhi ruangan lewat ventilasi ventilasi udara di kamar. Udaranya yang lembut dan menusuk kedalam urat saraf dikulit seakan memaksa kita untuk memimpikan masa masa dinginnya lantai tanah kaum bumi putra dulu. "Ah dingin sekali lantai ini" pikirku, namun apakah rasa dingin ini dapat menandingi karung goni dan perut kosong di bawah gubuk kecil dari kayu buruk. Sungguh dingin malam ini, tentram dan menguatkan asa dan syukur bahwa Tuhan telah mengizinkan bangsa kita untuk merdeka.

Banjarbaru, 02 Juni 2018

Comments